U.S. Debt Ceiling: Naik, Tahan, atau Turunkan?
Pada tanggal 2 Agustus 2011 mendatang publik akan menunggu keputusan Kongres mengenai penetapan Debt Ceiling yang baru. Hasil dari kesepakatan ini akan menentukan apakah Amerika akan dapat menambah utang atau harus mulai melunasi utang – utangnya.
Apa itu Debt Ceiling?
Debt Ceiling adalah batas atas dari surat utang yang dapat diterbitkan Pemerintah Federal Amerika. Batas ini berlaku untuk bagi semua surat utang yang diterbitkan, baik untuk publik (siapapun yang membeli surat utang pemerintah) ataupun institusi keuangan milik pemerintah termasuk Social Security & Medicare.
Debt Ceiling pertama kali ditetapkan pada tahun 1917 pada level USD 11.5 Miliar. Berapakah Debt Ceiling saat ini? Berikut adalah data beberapa tahun terakhir:
Pada masa pemerintahan Reagan tahun 1981 (64 tahun sejak pertama kali ditetapkan), Debt Ceiling telah mencapai USD 1 Triliun (meningkat sebesar USD 0.98 Triliun) dan cenderung meningkat dari waktu ke waktu hingga di masa pemerintahan Obama tahun 2010 mencapai USD 14 Triliun lebih. Dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, hanya pada masa pemerintahan Clinton saja Debt Ceiling mampu terjaga stabil.
Sebagai gambaran, dalam periode 19 tahun sejak 1981 hingga akhir pemerintahan Clinton tahun 2000, Debt Ceiling telah meningkat sebesar USD 5
Triliun menjadi USD 6 Triliun. Akan tetapi dalam 10 tahun terakhir sejak awal pemerintahan Bush 2001 hingga Obama 2010, Debt Ceiling terus meningkat dengan cepat sebesar USD 8 Triliun mencapai USD 14 Triliun lebih pada tahun 2010.
Dapatkah anda bayangkan, jumlah utang Amerika meningkat dari tingkat pertumbuhan rata – rata 15 Miliar per tahun (1917 – 1980) naik menjadi rata – rata 263 miliar per tahun (1980 – 2000) dan dalam 10 tahun terakhir melonjak hingga rata – rata 800 miliar per tahun (2000 – 2010)
Peningkatan Debt Ceiling menandakan semakin membengkaknya utang pemerintah dan saat ini porsi utang pemerintah hampir mencapai 100% GDP Amerika! Ini menandakan perekonomian Amerika 100% dibiayai utang dan ketergantungan Amerika terhadap utang menjadi sangat tinggi. Perhatikan grafik di bawah ini:
Dari grafik di atas tampak rasio Debt/GDP terus meningkat dalam 30 tahun terakhir dari hanya 30% menjadi 100%. Ini menandakan pengelolaan utang yang tidak efisien sehingga tingkat pertumbuhan GDP lebih rendah dari tingkat pertumbuhan Utang. Rasio Debt/GDP hanya mengalami perbaikan ketika pemerintahan Clinton dan kembali naik setelah berpindah tangan ke pemerintahan Bush.
Apa yang akan terjadi jika Amerika terus menerbitkan utang dan Debt Ceiling terus ditingkatkan?
Tidak akan ada perbaikan dari perekonomian Amerika. Kenapa? Dengan pengelolaan utang telah terbukti tidak efisien, Amerika akan terus membutuhkan utang untuk menghidupi perekonomiannya dan tingkat utang bisa mencapai lebih dari 100% GDP.
Yang terbaik dilakukan adalah secara bertahap menahan peningkatan Debt Ceiling, merestrukturisasi pengelolaan utang, serta menurunkan / melunasi utang yang sudah ada. Surat utang pemerintah memang dikategorikan risk-free, tetapi peningkatan terus menerus akan menjadikan mata uang dan likuiditas yang ada menjadi tidak berharga nilainya.
Bagaimana perkiraan hasil penetapan Debt Ceiling pada 2 Agustus 2011 nanti ? Berikut kami lampirkan probabilitas yang dibuat oleh SocGen:
Sumber: The New York Times, Morgan Stanley, Wall Street Journal Research, GAO Citizens guide, Wikipedia, SocGen Research.






